Skipsi? Gue terlalu STRONG buat lo hadapi!

Oleh:
Baiq Riyan Anggriani Putri

Sebagai Mahasiswa semester bawah, mungkin terlalu dini bagi saya membahas mengenai skripsi, tapi apa boleh buat, mata saya siwer ngeliat seseorang yang selalu mengeluhkan skripsi.

Catatan akhir kuliah yang disebut SKRIPSI!
Skripsi:

Skripsi itu bisa dilihat dari dua sudut pandang:
Karya yang membina diri jadi lulusan depresi, atau karya yang membina diri jadi lulusan berprestasi. Skripsi itu sekumpulan catatan panjang, di dalamnya ada tujuan, harapan, bimbingan, penelitian, perjuangan, ujian, cinta, hipotesis, teori, praktek, dan dedikasi.

@Saminson, Catatan Akhir Kuliah

Hapus sugesti yang mengatakan kalau Wisuda itu ada di tangan dosen pembimbing! Wisuda itu Allaah yang menentukan, dan kamu yang mengusahakan.

galau
Pasti sangat menyebalkan kalau target wisudamu harus mundur gara-gara ngadat di proposal. Salah satu alasannya adalah Dosen Pembimbing yang suka ghaib. Kadang-kadang ada, kadang-kadang gak ada. Sekarang di depan mata, beberapa detik kemudian lenyap bak di telan bumi. Sudah menjadi tradisi yang mendarah daging kalau Dosen Pembimbing Skripsi itu sulit untuk ditemui, namanya juga Dosen punya banyak urusan, atau memang karena dosennya malas kali ya ngeliat revisi proposal kamu? “Tinggalkan saja di meja saya, nanti saya periksa.” Apa Dosen Pembimbingmu pernah berkata demikian? Shohih! Say good by to proposal. Sadar gak sih kalau itu kode buat kamu, supaya kamu benar-benar meninggalkan mimpimu untuk cepat wisuda. Oke, anggap gue bejorak. Hahaha..
Banyak yang mengatakan kalau wisuda itu ada di tangan dosen pembimbing. Wisuda itu Allaah yang menentukan dan kamu yang mengusahakan, dosen itu hanya perantara. Sudah pasti indikator penentuannya adalah seberapa keras usahamu. Jadi teruslah berjuang, tidak ada sukses yang tidak berpeluh. Ingat dengan firman Allaah dalam QS. Ar-Rad ayat 11:

“…Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa yang pada diri mereka.”

Allaah memberikanmu peluang sukses, maka dari usahamu sukses itu datang.

Berpeluh-peluhlah dahulu, wisudalah kemudian..

Dosen pembimbing saklek? Sentuhlah dia tepat di hatinya

Dosen-Pembimbing3

Dosen pembimbingmu galak? Banyak maunya ya? Atau memang gak punya ‘kemauan’ buat membimbing kamu nyusun skripsi? Jangan takut, setiap orang memiliki hati nurani, termasuk Dosen Pembimbing Skripsi kamu. Untuk menghadapi dosen seperti ini memang dibutuhkan kesabaran yang lebih. Kesabaran yang nantinya dibalas dengan wisuda, Aamiin!
Sesungguhnya setiap tanaman memiliki tempatnya sendiri untuk tumbuh subur. Masing-masing perlu cara yang berbeda dan letak yang berbeda. Begitupun berbicara, tiap-tiap watak orang berbeda cara mendekatinya. Kepada mereka yang keras hatinya dan tak terbantah ucapannya, kita diperintahkan untuk berbicara dengan perkataan yang menyentuh.
Cobalah berbicara dari hati ke hati dengannya. Sedikit mengiba tidak apa-apalah. Anggap saja sebagai bagian dari perjuanganmu. Sentuh jiwanya dengan perkataan lemah lembutmu lalu menangkan hatinya. Memenangkan. Selamat berjuang meluluhkan hati dosen saklekmu.
Perbanyak diskusi dengan teman-teman seperjuangan

diskusi
Berbicara dengan orang-orang yang senasib dengan kita pasti akan terasa lebih menyenangkan. Berbagi kisah yang sama, mengeluhkan hal yang sama, dan gagal pada hal yang sama. Perbanyak berkumpul dengan mereka supaya kita tidak merasa sendiri dalam berjuang. Manfaatkan kesempatan yang ada. Mumpung masih bisa bertemu, gunakan waktu luang untuk mendiskusikan sesuatu yang belum dipahami. Judul skripsi boleh berbeda, tema yang diangkat boleh tidak sama. Tapi bukankah pengetahuan tidak dibatasi oleh sekat judul maupun tema yang ada? Mulailah berdiskusi, bertukar pikiran dan informasi, saling membantu dengan mereka yang merasa senasib sepenanggungan denganmu. Lekas wisuda!

Jangan takut, hadapi saja! Skripsi pasti berlalu

study-hard-for-thesis

Stress, frustasi, hampir gila, itu adalah bumbu dari sebuah perjuangan. Kadang itu yang membuat banyak orang kabur dan meninggalkan skripsinya. Mereka sudah hampir sampai, tapi tiba-tiba menyerah dan mengalah dengan keadaan. Jangan berhenti berusaha, siapa tahu suksesmu ada pada langkah berikutnya. Ingat, usaha berbanding lurus dengan hasil. Skripsi yang membuatmu hampir mati lambat laun pasti berlalu. Ibarat badai, ia takkan selamanya berlangsung, ada saat dimana badai mereda, pergi, kemudian berlalu. Kalau kata orang bijak, pekerjaan yang paling berat adalah pekerjaan yang tidak pernah dikerjakan. Jadi, jangan tunda skripsimu, kerjakan, lalu berwisudalah dengan gembira.

Perbanyak membaca

books

Perbanyak pengetahuan dengan membaca. Ingatkan, dulu kita selalu disuruh untuk rajin membaca, karena membaca itu jembatan ilmu. Karena begitu banyak manfaat yang bisa kita rasakan dari membaca. Membaca adalah perintah Allaah yang pertama. Hal ini membuktikan bahwa betapa pentingnya membaca bagi manusia. Sekarang kita sudah berada di era globalisasi. Dimana pengetahuan sangat mudah untuk dijangkau dan informasi sangat mudah untuk didapatkan. Buku bukan lagi menjadi sesuatu yang langka untuk ditemui. Manfaatkan gadget canggihmu untuk mendapatkan semua itu. Jangan hanya digunakan untuk update status di media sosial. Percuma banyakin status, tapi skripsi gak kelar-kelar juga, Mending manfaatin tuh jarimu buat ngetik skripsi, kan enak bisa mempercepat wisuda. Sering revisi? Mungkin karena kurang referensi! So, perbanyak membaca dari hari ini.

Surah Al ‘Alaq ayat 1-5 yang merupakan surah pertama, adalah perintah membaca.

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.(QS. Al ‘Alaq :1-5)

Pandai-pandai berbisnis dengan Allaah

seminars2

 

Suksesmu tertunda bisa jadi karena ada yang kurang dengan ibadahmu, atau karena kau tidak pernah melibatkan Allaah pada ikhtiarmu. Maka, tunggu apalagi mulai dari sekarang, berbisnislah dengan Allaah. Mulai dengan melakukan Sholat Tahajud pada 1/3 malam, dimana para malaikat turun ke bumi dan Allah mengabulkan setiap doa hamba-Nya. Rajinlah meminta kepada-Nya. Napas, kaki, tangan, dan semua nikmat yang kita nikmati hari ini adalah pemberian dari Allaah tanpa kita minta. Terhadap sesuatu yang tidak kita minta saja Allaah berikan, bagaimana terhadap sesuatu yang kita minta? Allaah Maha Kaya. Maka berdo’alah untuk suksesmu.

Berbuat baiklah terhadap sesama, mulai dengan bersedekah, minimal tersenyum terhadap orang lain. Berbuat baiklah kepada orangtua. Mohon do’a restu mereka walau mungkin tanpa dimintai saja mereka akan mendo’akanmu sebagai anaknya.

Berwisudalah dengan gembira

 wisuda-outdoor2

Atas semua ikhtiar yang dengan susah payah lakukan, saya ucapkan selamat meninggalkan pekerjaanmu selama bertahun-tahun sebagai Mahasiswa. Selamat atas gelar Strata 1 yang telah berhasil kau raih. Selamat untuk toga dan ijazahnya. Dunia yang lebih kejam menunggumu. Selamat berjuang..

Yours 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s